Pemuda Berkaus Ungu - Sebuah Puisi


Puisi cinta untuk kakak kelas

Dear, Pemuda berkaus ungu

Jikalau akulah tulang rusukmu
Tak peduli seberapa rumit skenario Nya
Waktu... pastikan mengatur temu
Kemudian menjadikan kita satu

Namun,
Jika garis hidup berkata sebaliknya
Semoga... ketika nanti terjalin jumpa
Kau dan aku,
Bisa biasa saja
Kembali menjadi teman yang seru,
Seperti dulu...

Iya,
Seperti dulu...
Seperti sebelum perasaan aneh itu datang lalu mengganggu.

🌼🌼🌼
 
Jember, 1 Januari 2020
Tertanda,

Adik kelasmu

Puisi cinta untuk kakak kelas

Pemuda Berkaus Ungu - Sebuah Puisi Pemuda Berkaus Ungu - Sebuah Puisi Reviewed by Heizyi on January 01, 2020 Rating: 5

20 comments:

  1. Semoga beruntung dengan pemuda berkaos ungunya, dan kalaupun tidak beruntung tetap semangat ya adik kelas

    ReplyDelete
  2. Siapa tuh pemuda bergaris ungu? Semoga getar-getar aneh itu diridhoi Allah yaa.. hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapa yaaaa? but thanks for du'a mbak. Semoga bukan getaran anek (sepihak) saja.. .amin

      Delete
  3. Ini jelas sekali puisi dari seorang adik kelas yang naksir kakak kelasnya ya, Mbak hehehe.
    Jadi harapannya, kalau memang jodoh, seberat apapun rintangannya, pasti akan bisa terlewati dan akan bersama. Tapi bila tak jodoh, tidak apa, tetap bisa berteman baik. Asal jangan Teman tapi mesra hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahaha... TTM gak boleh ya?

      eh tapi, bahasa nya apa terlalu lugas sampai mudah ketebak gitu romance nya ^^

      Delete
  4. Kau dan aku, biasa saja. Namun ada rasa yang terasa lara. Hua puisinya dibaca pas hujan jadi menngingat sesuatu huhu

    ReplyDelete
  5. Ihirr.. puisi untuk dia, hehehe.
    Terus bagaimanakah kakak kelas itu? Tahukah perasaan itu? Hihihi

    ReplyDelete
  6. Hiyaa, cinta dalam diamkah? Bagaimana pemuda berkaos ungu itu? Sudah tahukah ada cinta yang sedang menunggunya?

    ReplyDelete
  7. Ah, mas berkaos ungu.
    Kau jadi candu bagi temanku.
    Kuharap kan memandangnya.
    Yang punya cinta untukmu sebesar dunia.

    Hai mas yang dikagumi.
    Kuingin kau juga mengerti.
    Betapa besar rasa dalam dalam hati.
    Yang ingin dibalas sampai mati.

    Hai mas yang dicintai elok.
    Semoga kalian bisa bersama esok.
    Tidak ada lagi kisah yang berbelok-belok.
    Jangan sampai anda disenggol bacok.


    Ttd
    Jasmi hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah, kakakkkkkk, ku terharu sama balasan puisinya. keren banget sih :) sukak ^^

      Delete
  8. Duh gak enak banget Kak ngerasain hal beginian.semoga Allah temukan dalam keindahan.

    ReplyDelete
  9. Manis puisinya.

    Semoga kalau sudah jodoh, nggak kemana-mana, juga nggak lama lama menuju bersama sampai menua nya ya.

    ReplyDelete
  10. Aaahhh pemuda berkaos ungu
    Sampai kapan pesonamu selalu memukau....
    Semoga dia adalah jodoh yang ditakdirkan untukmu....
    Andaipun bukan, semoga dia tak membuat hatimu terkoyak....
    Doaku semoga kau dan dia dipersatukan oleh semesta
    Dan bersiap membuat skenario baru atas kehidupan yang indah ini......

    ReplyDelete
  11. Wahhh jadi penasaran sama pemuda ituu wkwk

    ReplyDelete
  12. Nice poet kk.. Tapi puisi kurng panjang. Pengen baca lgi tdi, eh udah habis. Heheh..

    Smoga segera ditemukan ya kk. Sprt kata puisi trsbut, tuhan asti merencanakan temu agar kita menjadi satu

    ReplyDelete
  13. Sabarlah menunggu, janji allah kan pasti hadir tuk datang menjemput hatimu
    Sabarlah menanti, usahlah ragu. Kekasih akan datang sesuai dengan iman di hati *begitu lirik nasyid maidany.

    Mas ungu atau tidak, terima lah dgn lapang dada.

    ReplyDelete
  14. Aduhai syahdunya di mendung dan hujan seperti ini membaca puisi cinta
    seakan terhanyut di dalamnya. Oh siapa dia pemuda berkaus ungu

    ReplyDelete

Halo, terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak menyertakan link hidup, kegiatan promosi maupun spam. Hit me up on : heizyi.business@gmail.com for partnership, ask something important and urgent 😊 Then, Salam kenal semua, jangan segan meninggalkan jejak komentar ya. Enjoy your reading, guys πŸ’™

Powered by Blogger.